Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi

Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi - Apakah sahabat sedang mencari informasi tentang MOTONG KOMPAS ?, Nah isi dalam Artikel ini disusun agar pembaca dapat memperluas pegetahuan tentang Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan referensi dari semua pembahasan untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel agama, Artikel berita malaysia, Artikel berita terhangat, Artikel budaya, Artikel info populer, Artikel info terkini, Artikel Koran, Artikel news paper, Artikel politik, Artikel RTB, Artikel RTM, Artikel sekilas info, Artikel seni, Artikel TVRI, yang kami suguhkan ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi
link : Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi

Baca juga


Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi

Massa memegang baliho di halaman kantor DPRP – Jubi/Abeth You
Jayapura, Jubi – Aksi yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Senin (15/3/2017), tidak diikuti tiga denominasi gereja anggota PGGP. Yakni Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Papua, Gereja Kingmi Papua dan Gereja Baptis Papua.

Pdt. Dorman Wandikbo selaku Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Papua mengatakan pihaknya tidak berpartisipasi dalam aksi itu, karena selama ini gereja-gereja di tanah Papua tidak pernah demo mengenai masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Papua. Padahal, banyak orang Papua mati ditembak, dibunuh, ditabrak, kesehatan buruk, pendidikan macet dan sebagainya.

“Gereja semakin buta dengan kondisi kemanusiaan seperti pelanggaran HAM di tanah Papua ini,” tutur Pdt. Dorman Wandikbo kepada Jubi via selularnya, Selasa, (16/5/2017). 

Menurutnya, ketiga denominasi gereja itu selama ini seringkali dianggap separatis oleh pemerintah, karena menyuarakan ketidakadilan rakyat yang kecil yang menderita dan menjadi korban ketidakadilan hukum .
“Maka, umat GIDI, Baptis dan Kingmi seluruhnya tidak hadir kemarin,” katanya.

Terpisah, Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (BPP PGGP), Pdt. Socratez Sofyan Yoman menegaskan, demo PGGP dan PGGSP adalah wujud solidaritas demi keadilan dan kemanusiaan di Indonesia dan Papua.

“Semua pihak harus membangun solidaritas yang kuat dan harmonis tanpa memandang latar belakang, pandangan ideologi, ras, etnis dan status sosial,” katanya.

Namun Socratez tidak setuju dengan demo PGGP kemarin. Menurutnya PGGP sudah keluar dari tugas utamanya yang memegang nilai-nilai universal.

“PGGP melegitimasi dan membenarkan pelanggaran HAM berat yang dilakukan negara selama ini. Kenapa PGGP selama ini membisu dan diam untuk berbicara tentang pelanggaram HAM yang merupakan kejahatan negara di Tanah Papua?” bebernya.(*)

Reporter :Abeth You
 


Demikianlah Artikel Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi

Sekianlah artikel Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan artikel ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini alasan tiga gereja anggota PGGP tidak ikut aksi"

Posting Komentar